Siapa Saja Mahram Itu? Akidah Keluarga Juli 24, 2019Juli 24, 20190 SIAPA SAJA MAHRAM ITU? Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah Ada beberapa pertanyaan yang masuk seputar permasalahan muhrim, demikian para penanya menyebutnya, padahal yang mereka maksud adalah mahram. Perlu diluruskan bahwa muhrim dalam bahasa Arab adalah مُحْرِمٌ , mimnya di-dhammah, yang maknanya adalah orang yang berihram dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum tahallul. Adapun mahram bahasa Arabnya adalah ,مَحْرَمٌ mimnya di-fathah. Mahram dari kalangan wanita, yaitu orang-orang yang haram
Lelaki menikahi anak hasil zinanya sendiri Akidah Keluarga Tanya Jawab Juli 23, 2019Agustus 3, 20190 [TANYA JAWAB] – LELAKI MENIKAHI ANAK HASIL ZINANYA SENDIRI Tolong jelaskan hukumnya dengan dalil yang lengkap. Seseorang berzina kemudian punya anak perempuan. Setelah anak itu dewasa mau dinikahi oleh si bapak tersebut, soalnya ada dalil yang membolehkannya, katanya. [Jay—Denpasar] Dijawab oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah Hal itu tidak benar. Satu-satunya dalil yang
Mempersaksikan Talak dan Ruju’ Fikih Keluarga Juli 23, 2019Agustus 3, 20190 MEMPERSAKSIKAN TALAK DAN RUJU’ Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah MEMPERSAKSIKAN TALAK Disyariatkan mempersaksikan talak yang dijatuhkan kepada dua saksi pria yang ‘adl; istiqamah (tidak fasik). Dalilnya adalah hadits ‘Imran bin Hushain Radhiyallahu 'anhu: أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ سُئِلَ عَنِ الرَّجُلِ يُطَلِّقُ امْرَأَتَهُ, ثُمَّ يَقَعُ بِهَا وَلَمْ يُشْهِدْ عَلَى طَلَاقِهَا وَلاَ عَلَى رَجْعَتِهَا. فَقَالَ: طَلَّقْتَ لِغَيْرِ سُنَّةٍ وَرَاجَعْتَ
Hukum Ruju’ dan Tata Caranya Fikih Hukum Keluarga Juli 23, 2019Agustus 10, 20190 HUKUM RUJU' DAN TATA CARANYA Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah HUKUM RUJUK Rujuk adalah hak mutlak suami di masa ‘iddah wanita yang ditalak raj’i. Hak mutlak artinya tanpa syarat kerelaan istri untuk dirujuk. Dalilnya adalah: 1. Firman Allah Subhanahu wata'ala: “Dan suami-suaminya lebih berhak merujuknya dalam masa ‘iddah itu, jika mereka (para suami) menghendaki perbaikan.” (al-Baqarah: 228) 2. Firman
Hukum Wanita yang Ditalak Fikih Hukum Keluarga Juli 23, 2019Agustus 10, 20190 HUKUM WANITA YANG DITALAK Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullah Telah dijelaskan sebelumnya bahwa talak ada dua macam: talak raj’i dan talak ba’in. [ https://salafypangkep.com/talak-raji-dan-talak-bain/ ] Berikut keterangan hukum masing-masing dari wanita yang ditalak raj’i dan yang ditalak ba’in. WANITA YANG DITALAK RAJ’I Wanita yang ditalak raj’i masih berlaku hukum-hukum istri atasnya. Dalilnya adalah firman